Pulihkan Fasilitas Pendidikan Pascabanjir, Polri Bersihkan Sekolah di Muara Batu
ACEH UTARA – Harapan siswa untuk kembali belajar di ruang kelas mulai terwujud. Pasca terjangan banjir yang melanda Kabupaten Aceh Utara, personel Polri turun langsung melakukan aksi pembersihan fasilitas pendidikan di Kecamatan Muara Batu agar kegiatan belajar mengajar (KBM) dapat segera dimulai kembali.
Aksi sigap ini menyasar dua lembaga pendidikan, yakni SD Negeri 8 Muara Batu dan Taman Kanak-kanak di Desa Cot Seurani. Kedua sekolah tersebut sebelumnya sempat lumpuh total akibat material lumpur dan sampah yang terbawa arus banjir.
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., menjelaskan bahwa pembersihan dilakukan secara menyeluruh. Personel di lapangan bahu-membahu mengangkat endapan lumpur tebal yang masuk ke dalam ruang kelas, membersihkan halaman sekolah, serta memastikan fasilitas penunjang lainnya layak digunakan.
"Pembersihan ini difokuskan pada pengangkatan lumpur dan sisa material banjir agar proses belajar mengajar dapat berlangsung aman dan nyaman bagi anak-anak kita," ujar Kombes Pol. Joko Krisdiyanto dalam keterangannya, Selasa (6/1).
Sinergi untuk Pemulihan Cepat
Kehadiran personel Polri di tengah masyarakat pascabencana bukan hanya soal fisik bangunan, melainkan juga dukungan moril. Upaya ini merupakan bentuk komitmen Polri untuk terus konsisten menyalurkan bantuan dan tenaga demi mempercepat pemulihan aktivitas publik.
“Sinergi ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan aktivitas sekolah dan memberikan semangat bagi para siswa serta tenaga pendidik pascabanjir,” tambah Kabid Humas.
Kini, dengan kondisi lingkungan sekolah yang sudah jauh lebih bersih dan higienis, para siswa di Kecamatan Muara Batu siap kembali menuntut ilmu. Langkah ini menjadi bagian dari rangkaian upaya pemulihan pascabencana yang terus dikawal oleh Polda Aceh guna memastikan roda kehidupan masyarakat kembali normal.
Komentar
Posting Komentar