Kapolsek Wolio Sambangi Dua Kelurahan, Ajak Perangkat Wilayah dan Orang Tua Aktif Cegah Tawuran Remaja​


BAUBAU – Kepolisian Sektor (Polsek) Wolio mengambil langkah proaktif dalam upaya pencegahan aksi tawuran antar-remaja di wilayahnya. Pada Senin (6/10/2025), Kapolsek Wolio IPTU Muh. Rusdi, S.Ap., menyambangi Kantor Lurah Wangkanapi dan Lurah Bataraguru di Kecamatan Wolio, Kota Baubau, untuk berkoordinasi langsung dengan perangkat wilayah.

​Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.30 Wita di Kantor Lurah Wangkanapi, kemudian dilanjutkan pukul 11.20 Wita di Kantor Lurah Bataraguru ini, bertujuan utama untuk mengantisipasi potensi tawuran yang kerap melibatkan remaja dari kedua kelurahan tersebut.

​Dalam pertemuan tersebut, Kapolsek Wolio mengajak seluruh pihak Lurah dan staf, terutama para RT dan RW, untuk berperan aktif. Mereka diminta untuk menyosialisasikan pent

ingnya pengawasan orang tua terhadap pergaulan anak-anak, khususnya pada malam hari yang menjadi waktu rawan aksi tawuran.

​"Kami mengajak pihak kelurahan, melalui RT dan RW, untuk menyampaikan kepada para orang tua agar mengawasi anak-anaknya secara ketat, terutama saat bergaul di malam hari, karena ini sering menjadi pemicu aksi tawuran," ujar IPTU Muh. Rusdi, S.Ap.

​Lebih lanjut, Kapolsek Wolio juga mendorong pihak kelurahan untuk segera mengadakan pertemuan bersama para RT, Bhabinkamtibmas, dan Bhabinsa. Pertemuan ini diharapkan dapat mengundang langsung anak-anak yang terindikasi sering terlibat tawuran beserta orang tua mereka.

​"Kami menekankan agar pihak kelurahan memfasilitasi pertemuan yang melibatkan anak-anak yang biasa tawuran dan didampingi orang tuanya. Tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman mendalam tentang dampak dan bahayanya aksi tawuran," jelasnya.

​Menurut Kapolsek, langkah pencegahan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran para pemuda dan pelajar. Ia menegaskan bahwa tawuran bukan hanya merugikan orang lain, tetapi juga membahayakan diri sendiri, baik fisik maupun psikologis.

​"Dampak dari tawuran itu sangat serius, bisa berujung pada luka berat, kematian, trauma, bahkan sanksi hukum yang merusak masa depan, termasuk dikeluarkan dari sekolah dan kehilangan kesempatan kerja karena catatan kriminal," tegas IPTU Muh. Rusdi. "Pencegahan tawuran bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi memerlukan kesadaran dari individu dan kelompok untuk menjaga keamanan dan ketertiban bersama."

​Kegiatan silaturahmi dan koordinasi ini berakhir pada pukul 13.00 Wita dan dilaporkan situasi di kedua kelurahan terpantau Aman dan Kondusif. Polsek Wolio berkomitmen untuk terus memantau perkembangan dan melakukan upaya pencegahan berkelanjutan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polres Baubau Olah TKP Penemuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Jembatan Kogawuna

Klarifikasi Polres Baubau: Isu Penculikan Anak di Medsos adalah Kasus Murni Pencurian Emas​

Pocil Dragon Binaan Polres Baubau Tampil Memukau di HUT Polisi Lalu Lintas ke-70