Cegah Tawuran Remaja, Kapolsek Wolio Kumpulkan Orang Tua dan Anak di Kelurahan Batulo

BAUBAU - Kepolisian Sektor (Polsek) Wolio mengambil langkah proaktif dalam upaya pencegahan aksi tawuran antar-remaja di wilayahnya. Kapolsek Wolio, IPTU Muh. Rusdi, S.Ap., memimpin pertemuan dengan para orang tua dan anak di Kantor Lurah Batulo, Kecamatan Wolio, pada Senin, 13 Oktober 2025, mulai Pukul 16.00 WITA.

​Pertemuan ini bertujuan untuk membangun sinergi antara kepolisian, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dalam mengawasi aktivitas remaja, khususnya pada malam hari yang sering menjadi waktu rawan tawuran. Kapolsek Wolio mengajak Lurah beserta staf, RT, dan RW untuk berperan aktif dalam menyampaikan imbauan kepada seluruh orang tua.

​Dalam arahannya, IPTU Muh. Rusdi menekankan pentingnya peran orang tua sebagai garda terdepan dalam pembinaan moral anak. Ia memberikan beberapa poin penting yang harus diterapkan orang tua.

​"Peran Bapak/Ibu sangat penting dalam membimbing dan mengawasi anak-anak agar tidak terlibat dalam perbuatan yang merugikan diri sendiri dan orang lain," ujar IPTU Muh. Rusdi. Ia mengimbau agar orang tua memberikan perhatian lebih pada aktivitas anak, mengetahui teman-temannya, dan kegiatan sehari-harinya.

​Kapolsek Wolio juga menggarisbawahi pentingnya komunikasi dan pemberian contoh perilaku yang baik.

​"Kami mengimbau agar Bapak/Ibu memberikan contoh perilaku yang baik dan bimbing anak dalam mengelola emosi serta menyelesaikan konflik secara damai," tambahnya.

​Selain itu, ia menyarankan agar energi remaja disalurkan melalui hal-hal yang bermanfaat. "Libatkan anak dalam kegiatan positif, seperti olahraga, seni, atau kegiatan keagamaan agar energi mereka tersalurkan dengan baik. Dan yang terpenting, buka komunikasi yang baik, sehingga anak merasa nyaman berbagi masalah dan keresahannya kepada orang tua," tegas Kapolsek.

​Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran pelajar dan pemuda mengenai bahaya dan konsekuensi hukum dari tawuran. Kapolsek mengingatkan bahwa tawuran bukan sekadar tindakan kekerasan biasa, melainkan perbuatan yang dapat berujung pada luka berat, kematian, dan trauma berkepanjangan.

​"Kami sampaikan bahwa dampak dari tawuran bisa sangat serius. Selain bahaya fisik, pelaku tawuran juga bisa dikenai sanksi hukum yang merusak masa depan, termasuk dikeluarkan dari sekolah dan kehilangan kesempatan kerja karena memiliki catatan kriminal," jelasnya.

​Dengan penyampaian risiko ini, diharapkan generasi muda Kelurahan Batulo akan lebih bijak dalam menyikapi konflik dan memilih jalur damai. Kegiatan yang berlangsung selama sekitar satu setengah jam ini berakhir pada Pukul 17.30 WITA dan terpantau aman dan kondusif.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polres Baubau Olah TKP Penemuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Jembatan Kogawuna

Klarifikasi Polres Baubau: Isu Penculikan Anak di Medsos adalah Kasus Murni Pencurian Emas​

Pocil Dragon Binaan Polres Baubau Tampil Memukau di HUT Polisi Lalu Lintas ke-70